|
Standar Materi Pelatihan
IHA
Menyusun standar materi pelatihan untuk Indonesian
Hypnosis Association bukanlah tugas yang sederhana. Selama
dua bulan penuh para perintis IHA bekerja sama untuk
menyusun materi, merancang sistem pelatihan, membangun
standar kompetensi, dan merancang sistem administrasi
organisasi agar bisa berjalan lancar. Beberapa bahan yang
menjadi pertimbangan IHA dalam menyusun materi dan standar
pelatihan IHA antara lain:
-
Pengalaman para pendiri IHA dalam
mengajarkan hipnosis dan praktek hipnoterapi menangani
berbagai masalah psikologis.
-
Lebih dari 100 judul buku referensi tentang hypnosis, hypnotherapy.
-
Lebih dari 200 judul buku tentang psychology,
psychiatry, dan
pengembangan diri.
-
Lebih dari 140 video program pelatihan hypnosis dan
pengembangan diri dari berbagai
lembaga maupun guru hipnosis terbaik di dunia.
-
Lebih dari 30 judul audio-book tentang hypnosis dan
hypnotherapy yang dibuat oleh pakar hipnosis dan
pengembangan diri terkenal di dunia.
-
Berbagai modul dari lembaga pelatihan hipnosis di luar
negeri.
Semua bahan mentah tersebut kemudian dikaji ulang dan
didiskusikan sehingga tercapailah sebuah sistem pelatihan
hipnosis yang cocok untuk orang Indonesia. Setelah
melalui diskusi yang cukup panjang, akhirnya IHA sepakat
untuk merancang pelatihan hipnosis yang terdiri dari 3 level
agar bisa diikuti secara bertahap.
Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa IHA membagi
pelatihan ini menjadi 3 level. Pertama, agar biaya
pelatihan menjadi lebih ringan karena bisa dibayarkan
bertahap sesuai level pelatihan yang diikuti siswa.
Disamping itu siswa yang kekurangan dana bisa mencari biaya
pelatihan untuk level selanjutnya dengan cara mempraktekkan
hipnosis.
Kedua, IHA tahu bahwa tujuan orang belajar hipnosis
berbeda-beda. Tidak semua orang yang belajar hipnosis ingin
berkarir sebagai
hypnotherapist
atau
hypnosis trainer. Ada
orang yang sekedar ingin bisa menghipnotis untuk
permainan/pertunjukan atau untuk diri sendiri, ada yang
merasa cukup menjadi hypnotherapist, dan ada juga yang ingin
sampai bisa mengajarkan hipnosis. Atas dasar inilah IHA
menyusun sistem pelatihan bertingkat. Setiap siswa bisa
memutuskan sendiri sampai level berapa dia akan belajar.
Ketiga, sistem pelatihan yang bertahap hasilnya akan lebih
cespleng karena memberi kesempatan bagi siswa untuk banyak
praktek di lapangan sebelum melanjutkan ke tingkat lebih
tinggi. Otak manusia memang dirancang untuk
belajar secara bertahap. Kita belajar segala kemampuan yang
kita miliki sekarang secara bertahap.
|